Penguatan Kompetensi Linguistik Melalui Kajian Turots Nahwu – Shorof: Kajian Rutin Season 2 HMP IAT Institut Al Fithrah Surabaya

Oleh: Sigit Dwi Riskiyanto

Surabaya — Himpunan Mahasantri/Mahasiswa Program Studi Ilmu Al - Qur’an dan Tafsir (HMP IAT) Institut Al Fithrah Surabaya kembali menyelenggarakan kajian turots Nahwu – Shorof dalam rangkaian program kajian rutin akademik Season 2, pada Jum’at, 12 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang 6 Lantai 2 Gedung Institut Al Fithrah Surabaya (IAF) sebagai kelanjutan dari pertemuan perdana yang telah berlangsung pada pekan sebelumnya.

Kajian dimulai pukul 09 : 30 WIB dan diikuti oleh seluruh Mahasantri/Mahasiswa Program Studi Ilmu Al - Qur’an dan Tafsir. Turut hadir Ketua Umum HMP IAT, Muhammad Rico Al Kurniawan, beserta jajaran Badan Pengurus Harian (BPH), sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mendukung penguatan tradisi akademik berbasis keilmuan turats.

Pada pertemuan kedua ini, kajian difokuskan pada pembahasan i‘rāb beserta instrumen - instrumennya sebagai inti dari kajian Nahwu. Materi diarahkan pada pemahaman konsep dasar i‘rāb, tanda - tandanya, serta alat - alat kebahasaan yang berperan dalam menentukan kedudukan kata dalam suatu struktur kalimat. Pembahasan ini menjadi bagian penting dalam penguatan kompetensi linguistik, mengingat i‘rāb merupakan kunci utama dalam memahami makna dan maksud teks - teks klasik berbahasa Arab secara akurat.

Acara diawali dengan pembacaan tawassul yang dipimpin oleh Ketua Umum HMP IAT, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Faiksan. Dalam pemaparannya, pemateri menekankan pentingnya ketelitian dalam menganalisis struktur kalimat, mengenali amil, ma‘mūl, serta tanda - tanda i‘rāb sebagai instrumen metodologis dalam kajian Nahwu dan Shorof. Penyampaian materi yang sistematis dan aplikatif membantu peserta memahami relasi antara kaidah kebahasaan dan pemaknaan teks.

Selama kegiatan berlangsung, suasana kajian terjaga kondusif, khusyuk, dan penuh perhatian. Antusiasme peserta tampak dari kesungguhan dalam menyimak dan mencermati pembahasan, yang mencerminkan kesadaran akademik mahasiswa akan pentingnya penguasaan ilmu alat sebagai fondasi dalam studi Al - Qur’an dan Tafsir.

Kajian rutin pertemuan kedua ini berakhir pada pukul 11:30 WIB dan ditutup dengan pembacaan do’a kafaratul majelis. Melalui keberlanjutan kajian turots Season 2 ini, HMP IAT berharap mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap kaidah kebahasaan Arab, khususnya i‘rāb, serta memperkuat tradisi keilmuan yang kritis dan berkelanjutan di lingkungan Program Studi Ilmu Al - Qur’an dan Tafsir.


Komentar

Archive

Formulir Kontak

Kirim